4 Tips Merawat Ayam Bangkok Agar Cepat Besar

AGEN SABUNG AYAM – Ayam bangkok yang kuat dapat diperoleh dari garus turunan indukan ayam bangkok asli trah juara. Tetapi, itu saja sebetulnya tidak cukup. Penanggulangan menjadi kunci kedua yang akan menentukan kualitas si ayam kedepannya. Umumnya masalah perawatan ayam bangkok ini biasanya tersangkut dengan sheetcare anakan bakal sangat penting karena biasanya ini merupakan awal mula lahirnya ayam-ayam aduan yang bisa diandalkan. Berikut ini akan kami terangkan sedikit pengetahuan kami tentang bagaimana cara memberikan perawatan anak ayam bangkok yang cocok sehingga dapat tumbuh dengan cepat. Mari kita simak perawatan Anak Ayam Bangkok. Perawatan anak ayam bangkok yang dari sebelumnya ini kami lakukan sebenarnya tidak pernah lepas dari lima aspek utama. Keempat point tersebut antara lain kandang, pakan, suplemen, dan pemeliharaan intensif dalam kandang.

1. Kandang Anak Ayam Bangkok

Hal yang paling perlu diperhatikan dalam merawat anak ayam bangkok yang baru lahir ialah masalah kandang. Anak ayam yang lahir hingga usia 3 hari biasanya masih dalam masa krusial dan rentan mati. Perawatan di masa-masa ini harus dipantau secara intensif agar dapat menekan jumlah kematian serta kerugian. Perawatan ayam bangkok yang baru lahir dan point terpenting adalah agar menjaga suhu dalam kandang agar tetap hangat serta memungkinkan adaptasi untuknya dengan lingkungan baru. Menjaga kelembaban dan suhu kandang secara alami adalah tugas dari induk babon ayam. Karena itu, Anda dapat menempatkan induk bersama dengan anak ayam yang baru brojol.  Akan tetapi jika terkendala karena penetasan si ayam menggunakan inkubator, Anda juga dapat memakai bantuan lampu bohlam agar dapat menjaga suhu dalam kandang anak ayam itu. Mengganti suhu memakai bohlam juga memiliki tekniknya. Biasanya, dengan ukuran kandang standar ada baiknya memakai bohlam 5 watt saja. Disamping suhu, faktor penting didalam kandang yang butuh juga untuk dipantau ialah sirkulasi udara. Untuk kandang anak ayam yang baru menetas, faktor yang lain yang harus diperhatikan adalah dinding kandang mempunyai rongga yang lebih rapat agar mencegah aliran udara masuk secara langsung. Aliran udara langsung dapat mengakibatkan anak ayam mati karena bibit penyakit, apalagi bila lokasi kandang tidak dipagar dan menggunakan batu batas.

2.Pakan.

Hal kedua yang harus kita pantau dalam merawat anak ayam bangkok ialah masalah pakan. Beberapa pakar beranggapan bahwa ketika usia 1-2 hari, anak ayam seharusnya cukup diberi air saja. Keperluan nutrisi ayam masih dapat dipenuhi dari kuning telur yang menempel pada bulu-bulunya. Lewat usia tersebut, makanan berupa pur dapat diberikan dalam jumlah sewajarnya. Agar untuk menghemat pengeluaran, pakan pur juga dapat dicampuri bekatul dengan perbandingan 4:1.

3. Suplemen Tambahan

Ketika usia 1 bulan anak ayam bangkok dapat diberi makanan dengan komposisi yang berbeda. Para peternak ayam aduan sukses umumnya memakai kombinasi pakan berupa pur serta susu bubuk bayi melalui perbandingan 5 : 1. Susu bubuk yang diberikan untuk anak ayam bangkok usia 1-4 bulan berpotensi besar terhadap pembentukan tulang, otot, bulu serta bagian tubuh lainnya. Jika harga susu bubuk di pasaran tidak cocok dengan isi dompet Anda, pemakaian susu bubuk bekas (kadaluarsa) juga masih aman dimungkinkan.

4. Perawatan Intensif

Perawatan anak ayam bangkok laga sampai usia 6 bulan atau sampai bulu rawis serta leher barunya tumbuh seharusnya cukup di dalam kandang saja. Hal ini dilakukan agar menghindari hilangnya energi ayam sebab ia terlalu banyak bermain. Energi yang harusnya digunakan agar pertumbuhan tubuhnya akan hilang bila ia sering diumbar. Karena itu, jika ingin mengumbarnya, maka berikanlah waktu paling tidak 30 menit per harinya. Demikianlah beberapa tips yang dapat dilakukan agar merawat anak ayam bangkok cepat besar.

SALAM – ANGEL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *